Ramadan bukan alasan untuk berhenti bergerak. Justru dengan olahraga yang tepat, tubuh tetap bugar, fokus kerja terjaga, dan ibadah pun bisa dijalani dengan lebih optimal. Bagi keluarga besar Bimbel Nurul Fikri yang tetap aktif bekerja dan beraktivitas, penting untuk mengetahui kapan waktu terbaik dan jenis olahraga yang aman saat puasa.
Kapan Waktu Terbaik untuk Olahraga Saat Puasa?
Pemilihan waktu sangat menentukan agar tubuh tidak dehidrasi dan energi tetap stabil.
1. Menjelang Berbuka (30-60 menit sebelum magrib)
Ini adalah waktu yang paling direkomendasikan.
Ideal untuk pegawai yang pulang kerja sore dan ingin langsung beraktivitas ringan sebelum berbuka.
2. Setelah Tarawih
Waktu ini cocok untuk olahraga dengan intensitas ringan.
Cocok bagi yang memiliki waktu lebih fleksibel di malam hari.
3. Setelah Sahur (Ringan Saja)
Tidak terlalu dianjurkan untuk intensitas tinggi karena risiko cepat haus.
Namun masih memungkinkan untuk:
Jenis Olahraga yang Aman Saat Puasa
Fokusnya adalah menjaga kebugaran, bukan mengejar performa maksimal.
✅ Jalan Santai
Paling aman dan mudah dilakukan.
Durasi 20-30 menit sudah cukup untuk menjaga sirkulasi darah tetap baik.
✅ Yoga atau Stretching
Membantu menjaga fleksibilitas, mengurangi pegal setelah bekerja, dan meningkatkan ketenangan.
✅ Bersepeda Santai
Dengan intensitas rendah dan tidak terlalu lama.
✅ Latihan Beban Ringan
Gunakan beban ringan atau bodyweight (push-up, squat ringan, plank) dengan repetisi terkontrol.
Yang Perlu Dihindari
Tips Agar Tetap Aman dan Optimal
Penutup
Ramadan adalah bulan menjaga keseimbangan - antara kerja, ibadah, dan kesehatan. Dengan memilih waktu dan jenis olahraga yang tepat, kita tetap bisa produktif di Bimbel Nurul Fikri sekaligus menjaga kebugaran tubuh.
Ingat, tujuan olahraga saat puasa bukan untuk memaksakan diri, tetapi untuk menjaga ritme dan konsistensi.
Semoga Ramadan ini menjadikan kita pribadi yang lebih sehat, disiplin, dan penuh semangat dalam kebaikan.