Ka Amir 13 jam yang lalu
admin #opini

Soal TKA SMP 2026 Beda Jauh dari Simulasi, Bimbel Nurul Fikri: Jembatan Menuju Nalar Masih Putus


Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang SMP usai dilaksanakan, namun menyisakan gelombang keresahan dan keluhan dari para siswa terkait drastisnya perbedaan soal matematika yang muncul di ruang ujian dengan soal simulasi yang ditampailkan.

Keluhan siswa terkait soal Matematika dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang SMP memang tidak bisa dianggap sepele. Apalagi ketika yang dipersoalkan bukan sekadar tingkat kesulitan, tetapi juga perbedaan bentuk soal dengan yang sebelumnya ditampilkan dalam simulasi resmi.

Ini yang kemudian memunculkan rasa “tidak siap”, bahkan pada siswa yang sebenarnya sudah berlatih cukup intens.Di satu sisi, penjelasan dari pihak Kemendikdasmen-bahwa soal dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir yang lebih dalam-cukup bisa dipahami.

Dunia pendidikan memang sedang bergerak ke arah penguatan nalar, bukan sekadar hafalan atau pola soal yang berulang. Jadi wajar jika konteks soal dibuat lebih variatif, bahkan kadang terasa “asing” bagi siswa.

Namun di sisi lain, ada celah yang juga perlu dicermati. Ketika simulasi menjadi acuan utama siswa dalam mempersiapkan diri, maka ekspektasi yang terbentuk adalah keserupaan-minimal dari segi pendekatan atau karakter soal. Jika yang terjadi justru perbedaan yang cukup jauh, maka reaksi kaget dari siswa adalah sesuatu yang sangat manusiawi.

Bimbel Nurul Fikri melihat persoalan ini bukan semata pada “soal sulit atau tidak”, tetapi pada proses adaptasi yang belum sepenuhnya tuntas. Artinya, arah kebijakan sudah tepat-mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi-tetapi jembatan menuju ke sana masih perlu diperkuat.

Dalam praktik pembelajaran di kelas, kami juga menemukan hal serupa. Siswa cenderung nyaman dengan soal yang kontekstualnya dekat dengan kehidupan sehari-hari yang sederhana, seperti jual-beli atau perhitungan dasar. Ketika konteks bergeser ke hal yang lebih abstrak-misalnya perbandingan wilayah atau interpretasi data yang tidak langsung-banyak yang mulai kehilangan pijakan, meskipun konsep dasarnya sebenarnya sudah mereka kuasai.

Karena itu, pendekatan belajar juga perlu ikut berubah. Tidak cukup hanya memperbanyak latihan soal, tetapi juga memperluas cara berpikir. Siswa perlu dibiasakan menghadapi variasi konteks, bukan hanya variasi angka. Ini yang selama ini terus kami dorong dalam program pembelajaran di Nurul Fikri-bagaimana konsep matematika bisa “dipindahkan” ke berbagai situasi, bukan hanya satu jenis soal.

Di sisi lain, evaluasi terhadap simulasi tetap penting. Simulasi idealnya tidak hanya menjadi gambaran umum, tetapi juga representasi yang cukup mendekati pengalaman ujian sebenarnya. Bukan berarti harus sama persis, tetapi setidaknya memberi “rasa” yang serupa, sehingga siswa tidak merasa seperti menghadapi sesuatu yang benar-benar baru.

Akhirnya, polemik ini justru bisa menjadi momentum refleksi bersama. Bagi penyelenggara, ini soal bagaimana memastikan transisi kebijakan berjalan lebih mulus. Bagi sekolah dan lembaga bimbingan belajar, ini pengingat bahwa strategi belajar harus terus beradaptasi. Dan bagi siswa, ini mungkin pelajaran penting bahwa memahami konsep jauh lebih berharga daripada sekadar menghafal pola.

Bimbel Nurul Fikri tetap berkomitmen mendampingi siswa menghadapi perubahan ini-bukan hanya agar bisa menjawab soal, tetapi agar benar-benar siap berpikir.

Bimbel Nurul Fikri Sambut Positif Permendikdasmen Nomor 24 Tahun 2025 tentang Lembaga Kursus
Bimbel Nurul Fikri Sambut Positif Permendikdasmen Nomor 24 Tahun 2025 tentang Le...
defaultuser.png
Ka Amir
2 bulan yang lalu
Seleksi Masuk PTN Tak Lagi Menguji Hafalan: Memudahkan Atau Menyulitkan?
Seleksi Masuk PTN Tak Lagi Menguji Hafalan: Memudahkan Atau Menyulitkan?
1719768707.png
Ka Admin
1 tahun yang lalu
SKB 7 Menteri Terbit! Bimbel Nurul Fikri Siap Cetak Generasi Jenius AI
SKB 7 Menteri Terbit! Bimbel Nurul Fikri Siap Cetak Generasi Jenius AI
defaultuser.png
Ka Amir
1 minggu yang lalu
Opening Ceremony Superchamp Cisauk
Opening Ceremony Superchamp Cisauk
defaultuser.png
Ka Amir
7 bulan yang lalu
Nurul Fikri Excellence Award 2025: Check Point 80%
Nurul Fikri Excellence Award 2025: Check Point 80%
defaultuser.png
Ka Amir
4 bulan yang lalu