Pembukaan Program Studi Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence) oleh Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) mulai tahun ajaran 2026/2027 menjadi sinyal kuat bahwa arah pendidikan tinggi nasional semakin berorientasi pada penguasaan teknologi masa depan.
Bagi Bimbel Nurul Fikri, langkah strategis UI ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi para siswa SMA sederajat yang bercita-cita menembus perguruan tinggi unggulan.
Program studi AI UI tidak hanya menyiapkan mahasiswa sebagai pengguna teknologi, tetapi sebagai pencipta dan inovator AI yang mampu bersaing di level global.
Hal ini sejalan dengan tujuan Bimbel Nurul Fikri yang selalu mendorong siswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta penguasaan sains dan matematika yang kuat sebagai fondasi utama memasuki bidang teknologi.
Kurikulum AI UI yang menitikberatkan pada AI modelling, AI system engineering, hingga human-centric AI menuntut kesiapan akademik yang tinggi, khususnya pada mata pelajaran Matematika, Informatika, dan kemampuan logika.
Oleh karena itu, sejak dini siswa perlu mendapatkan pendampingan belajar yang terarah agar mampu memenuhi standar seleksi masuk perguruan tinggi favorit seperti UI, baik melalui jalur prestasi maupun seleksi nasional.
Bimbel Nurul Fikri memandang hadirnya Prodi Kecerdasan Artifisial UI sebagai pengingat pentingnya perencanaan studi jangka panjang bagi siswa.
NF berkomitmen untuk terus menyesuaikan program pembelajaran, penguatan akademik, serta pembinaan minat dan bakat siswa agar selaras dengan kebutuhan dunia pendidikan tinggi dan perkembangan teknologi global.
Dengan persiapan yang matang, pendampingan yang tepat, serta semangat belajar yang konsisten, siswa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari generasi inovator AI yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.